Unik dan Membanggakan Sekeluarga Lulus Fakultas Hukum dan Wisuda Bareng

 


Sebuah kisah istimewa dialami oleh satu keluarga, di mana seorang ibu, ayah, dan anak perempuannya berhasil menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya dan menjalani prosesi wisuda secara bersamaan.


Keluarga tersebut terdiri dari Dr. Elisatin Ernawati, S.H., M.Kn., Dr. Ahmad Syaifudin, S.H., M.H., serta putri mereka, Salma Sari Dewi, S.H. Elisatin mengungkapkan bahwa wisuda ini menjadi titik akhir dari perjalanan panjang yang penuh tantangan. Ia menggambarkan momen tersebut sebagai “kristalisasi dari proses akademik yang berat,” mengingat ketiganya harus membagi waktu, tenaga, dan sumber daya untuk menyelesaikan studi di jenjang yang berbeda, mulai dari sarjana hingga doktor.


“Ketika kami bertiga akhirnya mampu menuntaskan studi dan lulus bersama, itu menjadi momen yang sangat luar biasa, sebuah anugerah tak ternilai dari Allah SWT,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari laman resmi Universitas Brawijaya, Minggu (28/12/2025).


Dalam suasana wisuda yang umumnya dihadiri orangtua sebagai pendamping, kondisi keluarga ini justru membuat dirinya dan sang suami saling menjadi penopang satu sama lain.


“Orangtua suami saya telah wafat, sementara orangtua saya sedang dalam kondisi sakit. Karena itu, kami benar-benar saling menguatkan dan mengabadikan momen ini dengan penuh rasa syukur,” tuturnya.


Dr. Elisatin selanjutnya menegaskan bahwa dukungan keluarga memegang peranan krusial dalam membantu mahasiswa menuntaskan pendidikan mereka. Ia menilai, di tengah padatnya aktivitas orangtua, komunikasi yang terjalin dengan baik tetap menjadi kunci agar mahasiswa mampu menyelesaikan studi secara maksimal, tepat waktu, aktif dalam kegiatan kampus, serta berprestasi selama menjalani perkuliahan.


Menutup refleksinya, Dr. Elisatin mengajak para orangtua untuk lebih peduli dan terlibat dalam proses akademik anak-anak mereka.


“Mari kita memberi perhatian lebih pada capaian akademik dan pengembangan keterampilan anak-anak selama menempuh pendidikan tinggi, karena masa ini sangat menentukan keberhasilan akademik sekaligus pembentukan kompetensi yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan di masa depan,” tutupnya.

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post