16 Pertanyaan yang Dijamin Akan Muncul Saat Interview Kerja dan Cara Menjawabnya

Jika kita melamar kerja pasti ada tahapan interview yang harus kita lalui agar kita bisa mendapatkan pekerjaan tersebut. Tahapan ini memerlukan jawaban yang tepat agar HRD yang mewawancarai kita bisa yakin akan kemampuan pelamar sehingga perusahaan dapat menerima kita sebagai karyawan.

Banyak pelamar kerja gagal dalam tahap ini karena minimnya pengetahuan tentang apa saja yang akan ditanyakan dan bagaimana cara menjawabnya. Berikut adalah 16 Pertanyaan yang sering ditanyakan dalam interview kerja dan cara menjawabnya:


1. Ceritakan/perkenalkan diri anda


Cara menjawab pertanyaan ini kamu harus memulai dengan salam (tergantung kepercayaan masing-masing), memperkenalkan nama, lulusan darimana, keahlian dan minat yang disesuaikan dengan posisi yang kamu lamar. 


Dalam beberapa kasus terkadang kamu tidak perlu lagi menyebutkan informasi yang sudah ada di CV kamu karena tentunya HRD sudah tahu dari membaca CV yang kamu buat. Jadi kamu perlu menyiapkan informasi apa yang perlu disampaikan namun belum ada pada CV yang kamu buat.


Ingat dalam menyampaikan hal ini kamu harus focus, jangan grogi, serta sampaikan secara lugas jangan terbata-bata tunjukkan dirimu memiliki skill komunikasi dan rasa percaya diri yang tinggi.


Beberapa hal yang tidak boleh dilakukan:


a. Memperkenalkan diri terlalu detail dan bertele-tele

b. Menceritakan sesuatu yang tidak terlalu penting misalnya hobi yang tidak ada kaitannya          dengan perusahaan

c. Mengucapkan kata-kata yang bersifat formalitas misal: “saya akan berjuang keras                    memajukan perusahaan”

d. Jangan pernah menyampaikan kata-kata yang membuat HRD merasa kamu ingin                    dikasihani oleh mereka


2. Apa yang kamu ketahui tentang perusahaan ini?


Pertanyaan ini akan menunjukkan seberapa mengerti para pelamar tentang perusahaan yang mereka lamar. Artinya jika mereka banyak mengetahui tentang perusahaan berarti mereka memang berkeinginan kuat untuk bekerja di tempat tersebut. Selain itu mengetahui tentang perusahaan juga akan memudahkan perusahaan untuk mengarahkan para karyawan untuk mencapai tujuan yang sama. 

Maka dari itu para pelamar harus mempelajari tentang perusahaan tersebut misal visi, misi, tujuan, sejarah, dll agar bisa menjawab pertanyaan ini dengan baik. Kamu bisa mencari infrmasi ini di website perusahaan atau pada banner yang dipasang di perusahaan tersebut.


3. Apa kelebihan yang kamu miliki?


Untuk menjawab pertanyaan ini kamu tentunya harus mencari tahu skill apa yang dibutuhkan pada posisi yang kamu lamar. Kamu juga bisa menceritakan tentang

beberapa prestasi terbaik kamu sebelumnya yang berkaitan dengan posisi tersebut. 


Juga diperlukan kamu harus menjelaskan tentang karakter kamu dalam kehidupan sehari-hari. Sampaikanlah karakter baik yang kamu miliki dimana karakter tersebut sangat berguna bagi perusahaan. Misal tegas, jujur, dll. 


4. Apa kelemahan yang kamu miliki?


Selain ditanya kelebihan biasanya HRD akan menanyakan tentang kekurangan yang kamu miliki. Pada tahap ini kamu jangan pernah mengatakan TIDAK MEMILIKI KEKURANGAN karena hal ini jelas tidak mungkin. Setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. 


Tipsnya adalah ketika kamu menyampaikan kekuranganmu kamu harus menambahkan solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekuranganmu tersebut. Sebagai contoh apabila kamu memiliki kekurangan sering mengantuk, maka kamu sampaikan bahwa kamu bisa mengatasinya dengan meminum kopi sebelum bekerja.


5. Kenapa kamu tertarik melamar pada posisi ini?


Dalam menjawab pertanyaan ini kamu harus meyakinkan HRD bahwa kemampuan, skill, pengalaman yang kamu miliki sangat cocok dengan posisi yang kamu lamar. Jangan pernah menjawab bahwa kamu memilih posisi tersebut karena gajinya besar atau karena dekat dari rumah dan hal serupa lainnya


6. Mengapa anda keluar dari pekerjaan sebelumnya?


Pertanyaan ini juga tidak perlu dijawab dengan kebohongan. Kamu bisa menyampaikan alasan yang jujur hanya saja penyampaiannya harus dilakukan secara professional. Dari sini perusahaan bisa tahu bagaimana performa pelamar pada pekerjaan sebelumnya sehingga dapat menentukan akan menerima atau tidak si pelamar.


Sebagai contoh jika kamu keluar karena manager terlalu cerewet dan suka marah-marah maka kamu bisa mengatakan kamu keluar dari pekerjaan sebelumnya karena tim yang ada perusahaan tersebut tidak memiliki komunikasi yang baik. Jelaskan dan jabarkan tanpa harus menjelekkan pihak manapun.


7. Apakah anda dapat bekerja dalam tekanan?


Perusahaan tentunya memiliki banyak target dan deathline yang harus segera diselesaikan. Mereka membutuhkan karyawan yang siap untuk menyelesaikan semua itu. 

Dalam menjawab pertanyaan ini tentunya kamu harus siap bekerja dalam tekanan. Tentunya kamu juga harus menyiapkan kiat-kiat apa saja yang akan kamu lakukan sehingga tetap dapat bekerja jika dalam tekanan. 


Sebagai contoh kamu bisa menyampaikan jika berada dalam tekanan pekerjaan kamu bisa mengatasinya dengan mengambil cuti sebulan sekali, jalan sejenak di depan kantr, dll.


8. Apa pendapat anda tentang lembur?


Dalam menjawab pertanyaan ini kamu harus berada ditengah-tengah artinya kamu bisa lembur tentunya dalam batas toleransi badan dan pikiran kamu. Jangan menyampaikan bahwa kamu bisa lembur setiap hari karena itu akan terdengar seperti basa basi saja.


9. Dalam bekerja apakah kamu lebih suka bekerja dengan team atau bekerja sendiri?


Jawaban pertanyaan ini tergantung dari posisi yang kamu lamar. Kamu bisa menjawab tergantung dari situasi atau kondisi. Jika kamu merasa jobdesk pekerjaan kamu sedikit dan merupakan hal yang paling kamu kuasai kamu bisa mengatakan bahwa kamu lebih suka bekerja sendiri. Namun jika jobdesk kamu bukan merupakan hal yang kamu belum kuasai betul maka kamu bisa mengatakan lebih suka bekerja secara team. 


10. Berapa Gaji yang diinginkan?


Jangan mengucapkan jumlah gaji yang diinginkan secara asal-asalan karena kamu harus menyesuaikan dengan kebutuhan kamu. Cara menentukannya adalah pertama kamu harus mencari tahu tentang UMR di daerah tempat kamu bekerja. Setelah itu kamu hitung jumlah pengeluaran kamu tiap bulan. Dari situ kamu bisa menambahkan atau mengurangi dari UMR  daerah tersebut. Ingat jangan sampai terlalu sedikit atau terlalu banyak.


11. Apa target anda kedepan?


Beberapa perusahaan terkadang menanyakan mengenai target jangka pendek ( sekitar 6 bulan - 1 tahun), target jangka menengah (2-3 tahun) atau jangka panjang (lebih dari 5 tahun). Pertanyaan ini akan memberikan informasi bagi perusahaan apakah si pelamar akan tetap bersama perusahaan dalam jangka panjang atau tidak. Jadi apabila kamu ingin diterima usahakan memiliki target jangka pendek, menengah, dan panjang yang jelas agar memberikan keyakinan pada perusahaan bahwa kamu akan loyal pada mereka.


12. Kapan anda bisa mulai bergabung dengan perusahaan?


Jawaban pertanyaan ini disesuaikan dengan kondisi yang melamar. Apabila si pelamar adalah fresh graduate maka dapat dijawab sesegera mungkin. Tetapi jika pelamar adalah masih bekerja di tempat lain maka biasanya diberikan waktu 1 bulan atau 30 hari untuk mendapatkan jawaban karena menunggu surat pengunduran diri dari perusahaan sebelumnya.


13. Apakah kamu melamar diperusahaan lain?


Lebih baik kamu menjawab bahwa hanya perusahaan yang sedang mewawancarai kamu ini yang kamu lamar. Atau jika terpaksa harus menjawab ada perusahaan lain yang kamu lamar, kamu harus tetap memprioritaskan perusahaan yg saat ini mewawancaraimu sebagai tujuan utama. 


Sebagai contoh kamu bisa menjawab: “Ya saya melamar pekerjaan ditempat lain hanya saja perusahaan itu bukan tempat tujuan utama saya. Besar harapan saya bisa bekerja ditempat ini.”


14. Lingkungan kerja seperti apa yang kamu harapkan?


Untuk menjawabnya kamu harus mencari tahu terlebih dahulu mengenai budaya bekerja ditempat kamu melamar sekarang. Kamu bisa mencarinya dari website perusahaan atau bertanya langsung pada beberapa senior di perusahaan tersebut. Namun alangkah lebih baik jika kamu menjawab bahwa kamu bisa bekerja di lingkungan kerja seperti apapun.


15. Apa yang kamu lakukan di waktu senggang atau selama menganggur?


Jangan pernah menjawab kamu tidak memiliki kegiatan apapun saat senggang atau menganggur. Jangan juga menjawab bermain gameatau hal tidak terlalu berguna lainnya. Kamu bisa menjawab bahwa kamu terbiasa membaca buku atau melihat video yang berkaitan dengan bidang yang kamu tekuni saat ini. Jika kamu memiliki website katakan saja jika selama kamu menganggur kamu aktif membuat konten edukasi di website yang kamu miliki. 


16. Apakah ada pertanyaan?


Diakhir interview biasanya HRD akan bertanya:”apakah ada pertanyaan?”. Hindari mengatakan tidak ada pertanyaan. Cobalah tanyakan beberapa hal penting misalnya bertanya tentang tahapan apa yang akan dilalui setelah proses interview, kapan pengumuman interview akan keluar, jadwal libur dan cuti tahunan, dan lain-lain yang semisal.


Jangan lupa untuk selalu berdoa dan minta restu orang tua agar interview pekerjaan anda berhasil. Selamat mencoba.

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post